Selamat Datang Di JINPOKER Agen Poker Domino Online Terbaik Indonesia Mudah pecah GLOBAL JACKPOT dengan Win Rate tertinggi di Indonesia!! Mainkan Game-nya & Menangkan JACKPOT-nya sekarang juga!! dan Ditunggu Gabungnya Bersama Kami di www.JPK138.com & www.ALADIN1388.com

Minggu, 18 Maret 2018

Pelaku Skimming ATM Telah Berhasil Ubah Uang Nasabah Ke Bentuk Vitual Atau Bitcoin!

0 comments
JINPOKER - Penguras dana nasabah bank melalui modus skimming dari mesin anjungan tunai (ATM) memindahkan uang hasil tangkapannya ke bentuk uang vitual atau bitcoin. Hal tersebut terungkap dalam pemeriksaan kelima tersangka.


 AGEN POKER ONLINE

"Ketika mengambil uang, mereka jarang mengambil cash, semuanya hampir polanya ditranfer! Lalu setelah ditranfer, ada sebagian yang dipindahkan ke bitcoin," ujar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/3/2018).

Menurut dia, tindakan tersebut dilakukan pelaku skimming untuk mempersulit penyidikan. Namun, atas informasi yang didapatkan, para pelaku kini pun berhasil dibekuk.

"Untuk mempersulit penyidikan yang dilakukan oleh Polri! Namun dari informasi yang masuk kami melakukan beberapa indikasi-indiskasi akhirnya tertanggap," ucap Nico.

BANDAR POKER ONLINE

Untuk uang cash sendiri, Polri menyita Rp 70 juta. Yang cash itu biasanya digunakan oleh mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, seperti biaya makan dan hotel.

Polri pun dibantu oleh Bank Indonesia dan Interpol untuk apakah ada uang hasil skimming ATM yang dilarikan ke luar negeri.

Nico menuturkan, para pelaku telah melakukan aksinya sejak Oktober 2017. Mereka beraksi di beberapa lokasi di Indonesia. 

"Jadi TKP-nya itu ada di Bali kemudian di Lombok dan ada di Jakarta serta Yogja, jadi mereka keliling Indonesia dan berpindah-pindah, sehingga menyulitkan untuk dilacak," tutur Nico.

Adanya laporan dan kerja sama dari pihak perbankan, Polri pun menangkap pelaku kasus skimming ini.

AGEN JUDI TERPERCAYA

Pelaku yang tertangkap terdiri dari 5 orang , dengan 3 warga negara Rumania, 1 warga Hungaria, dan 1 wrga negara Indonesia. Para WNA datang ke Indonesia menggunakan visa Turis.

Para pelaku ditangkap pada waktu dan ditempat yang berbeda. Lokasi pertama di De Park Cluster Kayu Putih Blok AB6 No 3 Serpong. Kedua, di Bohemia Village 1 No 57 Serpong, Ketiga, di Hotel Grand Serpong. Keempat, lokasi terakhir, yakni di Hotel De'Max, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.