Seorang Ibu Tengah Sakit & Berbaring di Kasur, Anak Laki-Lakinya Pun Tidak Peduli! Ketika Kondisinya Sudah Membaik, Ibu Ini Melakukan Hal Yang Tak Terduga Kepada Anak Laki-Lakinya!? - Jinpoker | Agen Poker Domino Online | Taruhan Online

Breaking

Selamat Datang Di Jinpoker Agen Poker Online Terbaik Indonesia Mudah pecah GLOBAL JACKPOT dengan Win Rate tertinggi di Indonesia!! Mainkan Game-nya & Menangkan JACKPOT-nya sekarang juga!! dan Ditunggu Gabungnya Bersama Jinpoker.com

Senin, 15 Januari 2018

Seorang Ibu Tengah Sakit & Berbaring di Kasur, Anak Laki-Lakinya Pun Tidak Peduli! Ketika Kondisinya Sudah Membaik, Ibu Ini Melakukan Hal Yang Tak Terduga Kepada Anak Laki-Lakinya!?

JINPOKER - Kebanyakan orang tua biasanya akan memberikan warisan kepasa anak-anak yang lebih berbakti kepada mereka. Nah, namun karena ada beberapa keluarga yang lebih meninggikan laki-laki kepada perempuan, maka seberbakti gimana pun, anak perem tidak akan mendapaykan warisan apapun!


Elisa adalah seorang orangtua yang memiliki dua anak, satu perempuan dan satu laki-laki! Anak pertamanya adalah perempuan, bernama Erni. Elisa adalah termasuk orang yang menikah muda sekitar usia 20tahun, sehingga pada saat ia melahirkan anak pertamanya, usianya juga masih tetbilang cukup muda,

AGEN POKER ONLINE

Suami Elisa pun kini telah tiada, anak-anaknya juga masih remaja. Setelah kepergian oleh sang ayah, Elisa pun menjadi sangat galau dengan rumahnya ini, anak perempuannya kalau sudah menikah pastinya tidak akan mungkin bisa tinggal dirumah ini lagi, ya mau gak mau rumah tersebut Elisa rencana berikan kepada anak laki-lakinya ketika kelak ia sudah menikah, anak laki-lakinya adalah bernama Deni.

Tahun ke tahun pun berlalu, tanpa terasa anak laki-lakinya itu pun sudah menemukan sang kekasih hatinya, dan kini memutuskan untuk menikah, dan sang ibu (Elisa) pun ikutan repot mengurusin semua acara ini, habis selesai membuat acara pernikahan anak laki-lakinya. Sangat membuat dirinya kelelahan, tak lama pada waktu tersebut kini dirinya pun tiba-tiba terkena serangan jantung dan harus dirawat dirumah sakit untuk sementara waktu.

BANDAR JUDI ONLINE

Setelah beberapa hari berada dirumah sakit, akhirnya dokter pun melihat dirinya sudah agak mendingan dan memperbolehkan Elisa untuk pulang kerumahnya. Tadinya Elisa sudah menyuruh Deni dan istrinya akan menunda untuk berbulan madu mereka, akan menjaga dirinya yang tengah berbaring di kasur. Tapi siapa yang menyangka bahwasan Deni dan istrinya cuti  1 bulan diperusahaan kerjaan untuk berbulan madu! Padahal, Elisa sudah menyuruhnya untuk menundanya bulan madu mereka, namun mereka berdua tidak memperdulikan diriku yang sedang tidak membaik.


Bahkan ketika mereka berdua pergi berbulan madu, Deni dan istrinya pun sangat jarang menelpon untuk menanyakan kabar Elisa, alias (tidak pernah menelpon).

AGEN JUDI ONLINE

Walaupun Elisa tidak terkena dengan penyakit yang parah, tapi Elisa merasa bahwasn anak laki-lakinya dan menantunya tidak sayang akan pada dirinya, dirinya yang tengah sakit begitu, namun mereka malah pergi senang-senang dan tidak memperdulikanku! Akhirnya Elisa merasa tidak tahan memendam semua ini, Elisa pun menelpon Erni dan menceritakan segalanya, dan Erni pun langsung memutusan pulang kerumah menjaga orangtua selama sebulan.

Erni sudah berkeluarga dan memiliki anak, karena ibunya yang sedang berbaring dikasur ini, ia pun tinggal dirumah ibunya selama sebulan. Setiap pagi hari ia harus bolak balik mengantarkan anaknya sekolah dan kembali kerumah untuk menjaga ibunya, membersihkan rumahnya.


Hari demi hari, tidak terasa sebulan pun berlalu, dan kondisi Elisa pun sudah membaik, tapi ketika anak laki-lakinya dan menantunya sudah pulang dari bulan madu (honeymoon), nama pemilik rumah pun sudah diganti oleh ibunya, dari nama Deni ganti ke nama Erni. Deni pun terlihat tidak senang dan menanyakan hal tersebut kepada Elisa, ibunya.

"Lah, rumah peninggalan papa katanya buat aku, kok sekarang ganti nama Erni, kakak!?" tanya Deni.


Bahkan istrinya Deni juga ikut-ikutan juga mengomel mengenai hal tersebut, mengatakan bahwasan sang kakak, Erni tentunya sudah menghasut ataupun menipu Elisa untuk menggantikan nama pemilik rumah ketika Elisa yang sedang sakit.

BANDAR POKER ONLINE

Elisa pun dengan tegas memberikan penjelasan kepada Deni dan istrinya. "Memang Deni adalah seorang anak laki-laki saya, dan Erni seorang anak perempuan saya, namun anak perempuan saya lebih tepat mendapatkan rumah ini! Mengapa? Iya, itu tentunya hal yang sangat wajar, karena anak perempuan saya lebih cocok mendapatkan semua ini, walaupun ia sudah menikah keluar, sebab ia adalah seorang yang paling menyayangi diriku, dan sangat amat peduli dengan kondisi ibunya.

Bagaimana menurut kalian semua guys? Apa hal ini sangat wajar atau tidak wajar!?