Mitos Rokok Yang Berkembang d Masyarakat - Jinpoker | Agen Poker Domino Online | Taruhan Online

Breaking

Selamat Datang Di Jinpoker Agen Poker Online Terbaik Indonesia Mudah pecah GLOBAL JACKPOT dengan Win Rate tertinggi di Indonesia!! Mainkan Game-nya & Menangkan JACKPOT-nya sekarang juga!! dan Ditunggu Gabungnya Bersama Jinpoker.com

Kamis, 03 Mei 2018

Mitos Rokok Yang Berkembang d Masyarakat

Rajajin.info - Merokok telah menjadi kebiasaan dan gaya hidup manusia modern. Padahal disadari atau tidak, merokok memberikan banyak keburukan bagi tubuh. Berikut ini ada beberapa mitos salah tentang merokok yang berkembang di masyarakat.


AGEN POKER ONLINE

1. Berhenti Merokok Membuat Saya Gemuk
Kebanyakan orang beralasan tidak mau berhenti merokok karena takut gemuk ketika berhenti merokok, salah satu faktor biasanya orang yang sudah candu rokok akan mengganti kebiasaannya dengan mencari makan.

Akan tetapi, dengan mengatur pola makan dan meningkatkan aktivitas seharusnya anda tidak perlu takut gemuk. Sebenarnya anda bisa memulai hidup sehat dengan berolahraga, tak hanya masalah berat badan yang teratasi tapi juga kapasitas paru-paru yang menurun saat menjadi perokok dapat dikembalikan.
2. Saya masih muda, saya akan berhenti merokok beberapa tahun lagi
Hampir semua perokok mengira dapat berhenti merokok kapan saja. Padahal mereka tahu, rokok ibarat candu yang mengikat. Mereka yang perokok amat susah melepaskan diri dari kebiasaan merokok, apalagi ketika usia lanjut, jika ingin berhenti berhentilah secepatnya.
3. Rokok light tidak memberi efek pada tubuh 
Banyak yang mengira menghisap rokok light tidak membawa dampak seperti rokok kretek. Padahal menurut Centers for Disease and Prevention Amerika Serikat, rokok light ternyata memiliki kandungan yang sama dengan rokok pada umumnya, yakni lead, ammonia, benzene, DDT, gas butane, carbon moxide, arsenic, dan polonium 210.
4. Saya akan berhenti merokok saat saya hamil
Mungkin akan lebih sulit untuk hamil bila anda merokok. Hal ini disebabkan merokok merupakan penyebab mayor dari infertilitas, wanita yang merokok resiko keguguran dan komplikasi selama kehamilannya akan meningkat.

5. Merokok tidak merugikan orang lain 
Merokok sangat berbahaya tak hanya bagi diri sendiri tapi juga orang lain. Malahan, para perokok pasif yaitu orang-orang yang terkena paparan asap rokok, justru memiliki resiko penyakit yang lebih besar dibanding perokok aktif sendiri.

6. Merokok membuat saya terlihat macho dan seksi 
Hal ini sebenarnya merupakan konsep yang dibuat oleh perusahaan rokok. Seolah-olah dengan merokok membuat anda tampak lebih gagah dan seksi padahal tidak karena lama-kelamaan merokok membuat kulit keriput, gigi kuning, pengeroposan tulang, dan penyakit lainnya.